Selamat Ulang Tahun Atih Novia Apriliani

Jakarta, 1 April 2021 ; 22.36

Dear Via,

Sahabatku

Adikuu

25 tahun adalah usia Kamu saat ini. Bagaimana perasaan kamu saat ini? Apakah senang? Apakah bahagia?

Hari ulang tahun seringkali di definisikan sebagai sukacita dan kegembiraan. Bagaimana menurut kamu? Apa hari ini hari bahagia kamu?

Memaknai hari ulang tahun tentu berbeda bagi sebagian orang. Cara perayaannya juga bervariasi, ada yang berpesta, berkumpul dengan teman dan keluarga atau menyendiri dengan bermaksud mengenal diri kita sendiri. seberapa jauh kita melangkah, seberapa besar pencapaian, dan seberapa besar hal-hal lainnya yang sudah dilakukan. Apakah semuanya berarti.

Kamu masih ingat awal kita ketemu dulu?

Ya, pas SD saat kamu mengajarkan aku bagaimana caranya memecahkan soal Matematika.

Pada saat kita jajan di kantin Koperasi sekolah, beli coca-cola beku dan nugget goreng.

Pertemanan singkat kita lalui pada saat SD karena aku tiba-tiba dipindahkan ke Kelas A.

Namun, tidak berhenti disana, kita juga terus menjalin pertemanan hingga SMP. Memilih sekolah yang sama, ekstrakulikuler yang sama hingga pembina yang sama. Kita selalu menggila saat betemu, membahas hal-hal yang sangat random dan bikin perut sakit, karena menahan tawa.

Diwaktu-waktu tertentu kita juga suka jalan-jalan. Naik kereta, pergi ke kebun teh, jalan-jalan di kampus UPI, dan jalan-jalan di depan rumah kamu karena basecamp kita ada  disana. Hehe...

Bagaimana dengan SMA? Apakah kita berpisah? Ya, tentu kita berpisah sekolah tapi pertemanan kita tidak. Meski sekolah kita beda, setiap hari kita sempatkan untuk berangkat sekolah bareng. Aku yang rajin nyemperin dan kamu yang rajin ninggalin. Wkkkk aku ditinggalin karena telat nyampe, maklumlah untuk sampe ke rumah Kamu aku harus melewati sungai, gunung dan lembah dulu :D

Masa-masa SMA memang seperti pelangi, sangat indah. Tapi aku benci karena waktu munculnya sangat sebentar. Dan ini terjadi dalah kehidupan aku. Apa kamu merasakannya juga?

Yang aku rasa pada saat itu adalah kebingungan menjelang kelulusan. Kemana kau harus pergi, jalan mana yang mau aku pilih.

Kamu sering bertanya “Liv, mau kuliah dimana?”. And its actully make me confuse. Sampai pada ahirnya kita sama-sama berdoa dan bicara tentang harapan kita masing-masing. Dengan nada bercanda tapi dengan hati yang sangat tulus penuh harap. Kita tertawa bersama pada saat hujan turun.

Dan kamu tahu apa yang terjadi selanjutnya?

“Liv, aku lulus SNMPTN Kedokteran”

spechless, what? Beneran”

“iya aku gak nyangka banget” crying

“ih aku seneng dengernya. Selamat ontutku sayang....”crying

“abis ini aku mau potong rambut” celebration

How about you

i dont know, tapi di tahap awal aku udah gagal. Hehe...”

“hmmmm,,, maaf ya”

“gapapa, masih banyak jalan. Pokoknya aku seneng kamu Lulus” feeling happy

 

Seminggu kemudian...

“Ontut, aku dapet beasiswa Kuliah tapi di Jakarta”

“Alhamdulillah, kok bisa”

**cerita panjang

“Aku seneng, tapi kok jauh? Kenapa gak di Bandung aja?”

“kesempatan yang aku dapet di Jakarta Via. Aku mau ambil jurusan Ekonomi” optimis

Seminggu setelah pembicaraan itu aku memutuskan untuk ke Jakarta. Dan kamu di Bandung. Banyak hal yang aku lalui disini, and you know. Aku sering cerita dan kamu juga sering cerita. Aku dengan kegiatan, kamu dengan praktik, kosan bocor, pesediaan makanan yang habis, gak ada uang jajan dan yang lainnya. Diwaktu-waktu sulit itu kita saling cerita, dan tetap bisa ketawa, ya kadang nangis juga sih.

Dimasa-masa ini kita sempat tidak saling kontek karena permasalahan waktu, tugas yang banyak. But, i know kamu pasti gak akan lupa sama aku (optimis gk dilupain 😅)

Pada tahun 2018 dan 2019 kita diwisuda ditempat berbeda tentunya. Aku dan Kamu tidak saling menghadiri karea satu dan lain hal. Tapi doa yang baik tentu selalu menyertai.

Banyak hal yang mau aku ceritain sebenernya, tapi kayanya cerita kita harus dibukukkan. Banyak banget part nya.

Terlepas dari pencapaian yang sudah kita raih saat ini, rasanya ini adalah jawaban doa tulus kita sebelumnya pada saat hujan. Semua harapan yang awalnya hancur karena penolakan digantikan dengan hal yang lebih indah dan manis. Rencana Allah memang jauh lebih baik dari rencana kita. Aku bersyukur karena pernah gagal 😊😊😊

Yang jelas di ulang tahun kamu yang ke 25 ini aku berharap kamu selalu berada dalam lindungan Allah SWT. Setiap niat baik dan usaha yang kamu miliki segera terwujud. Tetap jadi Via yang menginpirasi, menjadi motivasi banyak orang, seperti halnya kamu mengispirasi dan memotivasi aku.

Satu kalimat yang paling ingin aku sampaikan adalah permohonan maaf dan rindu yang mendalam. Maaf karena belum sempat bertemu untuk qualitytime bareng dan terkesan aku “omdo” dengan banyak rencana yang aku sampaikan. Dan rindu karena ingin segera bertemu.

 

Salam dari Oliv yang ngucapin telat, gak ngasih kado, gak kasih surprise dan gk kasih kue ulang tahun.. 😘😘😘